Virus Kreatif? Virus macam apa itu? Berbahayakah? Tunggu dulu. Jangan salah sangka, virus yang biasa disebut virus K ini sama sekali tidak berbahaya. Malahan, jika makin banyak orang yang terjangkit virus ini, makin banyak pula orang-oang yang semakin cinta dengan produk-produk dalam negeri. Virus K diluncurkan di tahun 2009, sejalan dengan pencanangan tahun Indonesia Kreatif 2009. Virus K memiliki 14 varian kreatif atau 14 subsektor ekonomi kreatif, yaitu:
- Arsitektur
- Desain
- Fesyen
- Film, Video dan Fotografi
- Kerajinan
- Layanan Komputer dan Piranti Lunak
- Musik
- Pasar Seni dan Barang Antik
- Penerbitan dan Percetakan
- Periklanan
- Permainan Interaktif
- Riset dan Pengembangan
- Seni Pertunjukan
- Televisi dan Radio
Dari 14 varian kreatif ini, ada ikon-ikonnya di setiap subsektor. Sebut saja Nano Riantiarno di bidang seni pertunjukan, Oscar lawalata di bidang Fashion, Castle Production di bidangĀ video animasi, serta Benny & Mice di bidang Desain. Virus K menyerang otak kanan, yaitu otak kreativitas. Yang mana, jika otak kanan sudah terinfeksi, maka kreativitas tidak bisa dihilangkan sama sekali. Sehingga, jangan tanggung-tanggung untuk terjangkit virus ini. Maka teruslah membanggakan, mencintai, membeli dan mendukung produk dalam negeri, agar virus K tersebar dan makin banyak orang Indonesia yang intuitif, inovatif, imajinatif, dan inspirasional.
Semoga dengan makin cintanya masyarakat kepada produk dalam negeri dan memajukan produk dalam negeri, maka industri dalam negeri akan berkembang dengan pesat. Karena, kreativitas adalah kunci untuk bertahan dalam krisis global dan merupakan ujung tombak tombak untuk memajukan Indonesia. Ayo bergabung dalam barisan orang-orang yang penuh dengan kreativitas!
Lebih lengkapnya mengenai virus kreatif: Background Virus Kreatif
Cetak Halaman Ini
Waktu : Pukul 08:00 - 20:30 WIB
Tempat : Ruang Etnografi - Museum Sejarah Jakarta





