Bismo Jelantik Joyodiharjo, lahir di Bandung 8 Januari 1977, telah menerima penghargaan Kompetisi Desain Dewi Award 2009 atas konsepnya yang dinamakan “Vlik” ini. Desain kursi tersebut ide awalnya didapat dari rumahnya sendiri yang membutuhan kursi yang dapat berfungsi ganda. Ganda di sini maksudnya adalah dapat digunakan untuk kegiatan formal seperti meeting, ataupun kegiatan santai seperti membaca buku.
Dalam posisi tegak, ergonomi kursi ini sama dengan kursi normal, namun ketika dibalik atau diungkit (nama vlik dari istilah ‘flick’) kursi ini akan menghadap sisi lainnya (living room) dan berubah menjadi posisi santai dengan ergonomi low sofa/reclined/kursi rebah untuk santai nonton tv, baca buku, dan lainnya. Dengan demikian memang ada ‘ergonomical compromise’ pada kedua posisi tersebut, namun dicoba diatasi dengan bentuk ‘curved’ dan ketebalan busa yang cukup untuk memberikan toleransi sudut duduk ketika digunakan.
Struktur kursi seperti ini harus kokoh namun fleksibel dalam batas tertentu supaya dapat digunakan dengan baik. Untuk tahap produksi dapat menggunakan sistem modular simple untuk material kayu, karena sistem bending kurang ekonomis. Selain itu juga material alternatif dapat menggunakan komposit semi organik atau bahan daur ulang (recycled materials). Pria lulusan Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB yang pernah menyabet beberapa penghargaan dalam bidang desain niatnya akan bekerjasama dengan Savana Furniture untuk merealisasikan kursi ini.
Website Bimo Jelantik: http://www.designby.biz/
Kredit Foto: Kompas Online
Cetak Halaman Ini
Tempat : Teater Kecil







