<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Portal Kreatif</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiakreatif.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiakreatif.net</link>
	<description>Indonesia Kreatif</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 15:58:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>KOTA KREATIF JAKARTA PUNYA!</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/acara/kota-kreatif-jakarta-punya/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/acara/kota-kreatif-jakarta-punya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 15:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/acara/kota-kreatif-jakarta-punya/</guid>
		<description><![CDATA[WORKSHOP 1: \&#8221;Creative Programme Development and Management of Creative
Spaces\&#8221;*
Pembicara:
Caroline Norbury (Chief Executive &#8211; South West Screen)
Derrick Price (Chairman &#8211; Watershed [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WORKSHOP 1: \&#8221;Creative Programme Development and Management of Creative<br />
Spaces\&#8221;*</p>
<p>Pembicara:<br />
Caroline Norbury (Chief Executive &#8211; South West Screen)<br />
Derrick Price (Chairman &#8211; Watershed Media Centre)<br />
Aurora Tambunan (Deputy Gubernur Pariwisata &#038; Kebudayaan)<br />
Pradaningrum Mijarto (Wisata Kota Tua)/ Asep Kambali (Komunitas Historia)<br />
Adi Panuntun (Direktur &#8211; Sembilan Matahari Films)<br />
Darmawan Handonowarih/ Mahandis Yoanata/ Marco Kusumawijaya/ Suryono<br />
Herlambang (moderator)</p>
<p>*13.00 &#8211; 17.00 WIB<br />
WORKSHOP 2: \&#8221;How Filmmakers and Creative Talents Reinforce City Spaces<br />
Transformation\&#8221;*</p>
<p>Pembicara:<br />
Caroline Norbury (Chief Executive &#8211; South West Screen)<br />
Derrick Price (Chairman &#8211; Watershed Media Centre)<br />
Matthias Kispert (Composer &#8211; F-Fuse)<br />
Sakti Parantean (Director &#8211; Fictionary Films)<br />
Garin Nugroho (Sineas – Yayasan SET, moderator)</p>
<p>&#8212;</p>
<p>*09.00 – 17.00 WIB<br />
Ruang Audio Visual &#8211; Museum Wayang<br />
PEMUTARAN FILM*</p>
<p>Endless Cities (D-Fuse, Onedotzero, British Council) dengan pertunjukan<br />
musik khusus dari Matthias Kispert/DFuse<br />
unkl347 (Dandy)<br />
The A1 Corridor (Squint/Opera)<br />
Page 2 of 2<br />
Picture a City (Squint/Opera)<br />
Pork or Chicken (Sakti Parantean)<br />
Of Time and the City (Terence Davies)</p>
<p>&#8212;</p>
<p>*17.00 &#8211; 18.00 WIB<br />
Ruang Etnografi &#8211; Museum Sejarah Jakarta<br />
KONPERENSI PERS*</p>
<p>Narasumber:<br />
Michael Faulkner (Direktur Kreatif &#8211; D-Fuse)<br />
Adi Panuntun (Direktur &#8211; Sembilan Matahari Films) / Sakti Parantean<br />
(Direktur &#8211; Fictionary Films)<br />
Aurora Tambunan (Asisten Deputi Gubernur DKI of Jakarta)<br />
Keith Davies (Direktur &#8211; British Council)</p>
<p>&#8212;</p>
<p>*16.00 – 18.00 WIB<br />
Aula &#8211; Museum Seni Rupa dan Keramik<br />
REUNI ALUMNI CHEVENING*</p>
<p>&#8212;</p>
<p>*Taman Fatahillah<br />
ACARA UTAMA<br />
18.00 – 19.00<br />
Pertunjukan Marching Band &#038; Fire dance*</p>
<p>*18.30 – 21.30<br />
Pameran dan pengumuman pemenang kompetisi fotografi Kompas.Com*</p>
<p>*19.00 – 21.30<br />
Pertunjukan musik Duo Percussion dan 4 Peniti*</p>
<p>*19.45 – 20.05<br />
Peresmian acara Kota Kreatif Jakarta Punya! oleh Gubernur DKI Jakarta, DR.<br />
Ing. H. Fauzi Bowo</p>
<p>20.05 – 20.15 &#038; 21.00 &#8211; 21.10<br />
Pertunjukan Video Mapping Projection karya kolaborasi D-Fuse (UK), Sakti<br />
Parantean (Fictionary Films), Adi<br />
Panuntut (Sembilan Matahari Films), Feri Latief, dan Taqarrabie</p>
<p>20.15 – 20.30<br />
Di Balik Layar Pembuatan Video Mapping Projection, menampilkan:*<br />
Michael Faulkner (Direktur Kreatif &#8211; D-Fuse)<br />
Matthias Kispert (Komposer – D-Fuse)<br />
Adi Panuntun (Direktur &#8211; Sembilan Matahari Films)<br />
Sakti Parantean (Direktur &#8211; Fictionary Films)<br />
Feri Latief (Fotografer)<br />
Aurora Tambunan (Deputy Gubernur Pariwisata &#038; Kebudayaan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/acara/kota-kreatif-jakarta-punya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOMPeK 12: Ekonomi Kreatif Menginspirasi Pemuda Indonesia</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-lembaga-pemerintahan/kompek-12-ekonomi-kreatif-menginspirasi-pemuda-indonesia/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-lembaga-pemerintahan/kompek-12-ekonomi-kreatif-menginspirasi-pemuda-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 15:06:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Lembaga Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/?p=2672</guid>
		<description><![CDATA[
Ekonomi kreatif sebagai salah satu program dari Kementerian Perdagangan kini telah dipahami dan dikenal masyarakat luas termasuk anak-anak muda di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/KOMPeK-121.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2674" title="KOMPeK 12" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/KOMPeK-121-300x200.gif" alt="KOMPeK 12" width="325" height="217" /></a></p>
<p>Ekonomi kreatif sebagai salah satu program dari Kementerian Perdagangan kini telah dipahami dan dikenal masyarakat luas termasuk anak-anak muda di tingkat SMA/SMK. Keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia memang memerlukan dukungan dan keterlibatan pemangku kepentingan termasuk pelajar, sebagai landasan dari ke-5 pilar pengembangan ekonomi kreatif.</p>
<p>Sebagai salah satu cara untuk meningkatkan apresiasi dan pengetahuan pelajar SMA/SMK se-Indonesia terhadap bidang ekonomi khususnya ekonomi kreatif, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) mengadakan acara Kompetisi Ekonomi (KOMPeK) ke-12 pada tanggal 8-11 Februari 2010 dengan tema ‘Empowering the Creative Economy&#8217;. Dalam kaitan tersebut, KOMPeK 12 mengadakan kunjungan ke Kementerian Perdagangan untuk pendalaman lebih jauh mengenai ekonomi kreatif.</p>
<p>Kunjungan yang mengusung tema Potensi Kaum Muda dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif’, menghadirkan 400 peserta KOMPeK 12 yang berasal dari 70 SMA/SMK. “Kami menyambut gembira inisiatif KOMPeK kali ini, dan berharap bahwa bahwa pelajar SMA/SMK yang hadir mendapat motivasi dan inspirasi dalam hal ekonomi kreatif sekaligus dapat mengembangkannya, karena potensi ekonomi kreatif yang sangat besar. Semoga setelah kompetisi ini jiwa kewirausahaan akan muncul di kalangan pelajar sehingga mereka menjadi salah satu pilar dalam mengembangkan ekonomi kreatif,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, saat menyambut langsung para peserta KOMPeK 12.</p>
<p>KOMPeK 12 merupakan acara tahunan yang diadakan oleh BEM FEUI sebagai salah satu rasa tanggung jawab yang dimiliki FEUI dalam ikut serta aktif meningkatkan kualitas pendidikan dan wawasan para siswa/siswi SMA/SMK seluruh Indonesia. Diharapkan KOMPeK dapat menjadi wadah kompetisi bagi siswa SMA/SMK untuk bersaing secara sportif dalam bidang ilmu ekonomi serta memberikan value added bagi peserta KOMPeK melalui acara-acara pendukung lainnya.</p>
<p>Dalam dialog inspiratif yang menghadirkan Adrie Subono, promotor dan pemilik Java Musikindo serta desainer muda Nina Nikicio, Mendag menjelaskan bahwa peluang kaum muda sangat besar di bidang ekonomi kreatif. Dengan berbasis pengetahuan, kreativitas, serta modal yang relatif kecil, kaum muda dapat menghasilkan produk kreatif bernilai tinggi. Harapannya adalah dengan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap industri kreatif di Indonesia, maka negara kita merupakan pasar yang besar bagi pelaku kreatif. Hal tersebut juga ditunjang dengan permintaan yang terus meningkat, meluasnya pasar dan teknologi yang semakin murah.</p>
<p>Ekonomi kreatif telah membuat anak muda saat ini semakin kreatif dan semakin memperluas jiwa kewirausahaannya. Saat ini, industri musik, film, animasi, fesyen, desain, TV serta radio dikuasai oleh anak muda, dan ini sangat menggembirakan karena telah menciptakan lapangan kerja. Prestasi kaum muda di Indonesia saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata, dari 25 nominasi yang ada, 9 Pengusaha Muda Indonesia berhasil masuk ke dalam Asia’s Best Young Entrepreneurs 2009 yang diselenggarakan oleh majalah Business Week. Dan lainnya berasal dari India (1), Jepang (1), Singapura (5), Hongkong (2), Thailand (2), China (2), Taiwan (1), Hong Kong (1), dan Korea Selatan (2).</p>
<p>Sesuai dengan Presiden Nomor 6 tahun 2009, Kementerian Perdagangan bertanggung jawab untuk mensosialiasikan program Ekonomi Kreatif. Dalam kaitan tersebut, terdapat beberapa aktivasi yang telah dilakukan oleh Kemendag, diantaranya yang langsung kepada siswa kreatif, antara lain:</p>
<ul>
<li>Fasilitasi Kunjungan Para Motivator Cilik Perlindungan Konsumen dari 12 SD/SMP se-DKI dan Tangerang pada Anjungan Indonesia di Trade Expo Indonesia 2009.</li>
<li>Fasilitasi Kunjungan Insan Muda pada Pameran Produk Indonesia (PPI-2009) dan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI-2009) yang diikuti oleh perwakilan dari 18 SMA di Jabodetabek serta Forum Hijau Pelajar Indonesia yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.</li>
<li>Lomba Karya Tulis Pangan Nusa tingkat SMA/SMK yang merupakan bagian dari penyelenggaraan Pameran Pangan Nusa (PPN-2009) dan diikuti oleh 32 siswa yang terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.</li>
<li>Festival Film Antar Sekolah (FFA-S) yang melombakan film-film independen berdurasi 30 menit, diikuti oleh 22 Sekolah SMA/SMK se-Kabupaten/Kota Bekasi.</li>
<li>Distribusi Kaos dan Pin 100% Cinta Indonesia kepada Para Motivator Perlindungan Konsumen se-DKI Jakarta untuk Membangun Rasa Bangga dan Cinta Produk Indonesia.</li>
<li>Fasilitasi Bebas Berkreasi Membatik kepada Aanak2-anak TK/SD/SMP se-DKI Jaya pada Pusat Batik Nusantara Thamrin City.</li>
<li>Penghargaan pada insan kreatif penulis/wartawan muda yang menulis kegiatan Trade Expo Indonesia 2009.</li>
</ul>
<p>”Kami berharap ekonomi kreatif semakin dipahami dan benar-benar dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Untuk itu, kerjasama dan dukungan seluruh pemangku kepentingan sangatlah penting. Dengan kreativitas, ekonomi kreatif bukan hanya slogan, tetapi benar-benar dapat menjadi sumber ekonomi,” ujar Mendag.</p>
<p>Mendag dalam kesempatan ini juga mensosialisasikan gerakan ACI dengan menyematkan pin kepada perwakilan dari peserta. Gerakan ACI sangat penting disosialisasikan kepada kaum muda untuk menumbuhkan cinta negara dan tanah air sejak dini. Selain mengadakan dialog, Kemendag juga mengundang para peserta KOMPeK untuk mengunjungi Alun-Alun Indonesia untuk mempelajari bagaimana ekonomi kreatif dapat secara langsung membawa kontribusi ekonomi sekaligus mampu melestarikan budaya Indonesia serta fasilitasi kunjungan ke Pasar Seni Ancol untuk melihat pasar seni dan kerajinan di sana serta kawasan Ancol lainnya yang memang sudah menjadi kawasan kreatif.</p>
<p><strong>Sumber</strong>: Siaran Pers Departemen Perdagangan<br />
<strong>Kredit Foto: </strong><a href="http://www.fe.ui.ac.id/index.php/berita/214-kompek-12">FE.UI</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-lembaga-pemerintahan/kompek-12-ekonomi-kreatif-menginspirasi-pemuda-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional Teknologi Industri 2010: ”Peran Riset Teknologi dalam Mendukung Daya Saing Bangsa”</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/acara/seminar-nasional-teknologi-industri-2010-%e2%80%9dperan-riset-teknologi-dalam-mendukung-daya-saing-bangsa%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/acara/seminar-nasional-teknologi-industri-2010-%e2%80%9dperan-riset-teknologi-dalam-mendukung-daya-saing-bangsa%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 06:53:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/acara/seminar-nasional-teknologi-industri-2010-%e2%80%9dperan-riset-teknologi-dalam-mendukung-daya-saing-bangsa%e2%80%9d/</guid>
		<description><![CDATA[FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS TRISAKTI
Seminar Nasional Teknologi Industri 2010 ini, mencakup keilmuan TEKNIK MESIN yang mengedepankan Mechanical Construction, Energy Conversion, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS TRISAKTI<br />
Seminar Nasional Teknologi Industri 2010 ini, mencakup keilmuan TEKNIK MESIN yang mengedepankan Mechanical Construction, Energy Conversion, Material Science dan Production Process and Manufacturing; TEKNIK ELEKTRO yang memiliki spesifikasi Power Engineering, Telecommunication Engineering, Control Engineering, Electronic Engineering, dan Computer Systems Engineering; TEKNIK INDUSTRI yang mengutamakan Logistic and Supply Chain Management, Production Management and Tchnology, Decision Analysis, Human Factor and Ergonomics, dan Business Management (Marketing, HRM, Dstrategic, Finance); TEKNIK INFORMATIKA yang memfokuskan pada Software Engineering, Computer Network and Security, Computer Graphics and Multimedia, dan Integrated Information Engineering.</p>
<p>PELAKSANAAN SEMINAR</p>
<p>   1. Plenary Session Keynote Speaker: Prof. Dr. Kusmayanto Kadiman (Menristek)*<br />
   2. Parallel Session Presentasi dari Pakar di Bidang Teknologi Industri. (Dalam konfirmasi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/acara/seminar-nasional-teknologi-industri-2010-%e2%80%9dperan-riset-teknologi-dalam-mendukung-daya-saing-bangsa%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran Bersama oleh Jurusan Seni Murni FSR IKJ &#8211; Sebuah Cerita</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/acara/pameran-bersama-oleh-jurusan-seni-murni-fsr-ikj-sebuah-cerita/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/acara/pameran-bersama-oleh-jurusan-seni-murni-fsr-ikj-sebuah-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 04:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/acara/pameran-bersama-oleh-jurusan-seni-murni-fsr-ikj-sebuah-cerita/</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah hingar bingar konsumerisme yang mewarnai globalisasi, kebebasan berekspresi sering kali menjadi penanda zaman. Pengalaman-pengalaman pribadi yang disertai kesadaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah hingar bingar konsumerisme yang mewarnai globalisasi, kebebasan berekspresi sering kali menjadi penanda zaman. Pengalaman-pengalaman pribadi yang disertai kesadaran terhadap kondisi yang ada di sekeliling bahkan cerita dari masa lalu yang dijadikan ide kreatif kemudian diwujudkan menjadi proses kreatif seniman-seniman muda ini menjadi bagian yang patut di amati, sebagai pemerhati gejala zamannya.</p>
<p>Pameran bersama ini akan diisi oleh karya-karya senirupa dari Crist Advento Watak (patung), Dwi Ayu Kartika Padwidya Putra (Grafis), Rico Andrian Syaputra (Grafis), Walid Sarthowi (Grafis), Dwi Wicaksono, Imam Santanu, Johan Ardhika Chandra (Seni Lukis), Nuzul Qodri (Seni Lukis), Ringgit Juliana Siahaan (Seni Lukis) dan Christa Sekar Alit (Seni Lukis).<br />
Pameran ini terselenggara atas kerjasama antara PKJ-TIM dan Jurusan Seni Murni Fakultas Seni Rupa IKJ</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/acara/pameran-bersama-oleh-jurusan-seni-murni-fsr-ikj-sebuah-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Project HAH: Support Produk Lokal Indonesia</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/acara/project-hah-support-produk-lokal-indonesia/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/acara/project-hah-support-produk-lokal-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 04:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/acara/project-hah-support-produk-lokal-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Karena invasi besar-besaran produk cina yang lebih murah dibanding buatan lokal mengakibatkan banyaknya perusahaan kecil yang terancam gulung tikar, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena invasi besar-besaran produk cina yang lebih murah dibanding buatan lokal mengakibatkan banyaknya perusahaan kecil yang terancam gulung tikar, dan tentu saja bagi kita sebagai warga negara Indonesia kita seharusnya menanamkan sikap untuk selalu menggunakan produk dalam negeri karena sebenarnya produk kita tidak kalah dengan produk asing, dan tentu saja akan membantu perekonomian negara kita.</p>
<p>Maka daripada itu, Serrum sebagai komunitas yang concern dengan  masalah ini mengajak para street artist untuk ikut aksi menggambar bersama tanggal 20 maret 2010 [20:00 wib - selesai] @ terowongan ceger TMII. Konfirmasi teman teman street artist ditunggu paling lambat 15 maret 2010. Teknikal meeting yang membahas media dan situs berkarya, akan diadakan 17 maret 2010 di Serrum, Jl. kayu manis II no 12 jakarta timur.</p>
<p>Inisiatif kegiatan kolektif ini diselenggarakan oleh propagraphic, sehingga tidak disediakan cat atau dana produksi.</p>
<p>Project HAH<br />
adalah ajakan bagi para penggiat seni untuk berkarya di jalan membahas fenomena sosial yang sedang berkembang. melalui media, grafiti, wheatpaste, stensil, poster, dll. kegiatan ini merupakan berkarya bersama di tembok-tembok jalan di jakarta secara bersama-sama</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/acara/project-hah-support-produk-lokal-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paviliun Indonesia Kreatif di Java Jazz Festival 2010</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/paviliun-indonesia-kreatif-di-java-jazz-festival-2010/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/paviliun-indonesia-kreatif-di-java-jazz-festival-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Indonesia Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[panggung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/?p=2661</guid>
		<description><![CDATA[
Perhelatan Jakarta Internasional Java Jazz Festival yang merupakan acara musik Jazz terbesar di Indonesia telah berakhir Minggu 7 Maret 2010 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2662" title="Paviliun Indonesia Kreatif" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-2.jpg" alt="Paviliun Indonesia Kreatif" width="351" height="263" /></a></p>
<p>Perhelatan <a href="http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/java-jazz-festival-angkat-nama-indonesia-di-dunia-internasional/">Jakarta Internasional Java Jazz Festival</a> yang merupakan acara musik Jazz terbesar di Indonesia telah berakhir Minggu 7 Maret 2010 lalu. Dengan ratusan penampil dan puluhan panggung yang disediakan, serta banyaknya booth, Java Jazz berusaha memberikan yang terbaik bagi penikmatnya.</p>
<p>Dari sekian banyak booth yang ada di acara tersebut, paviliun Indonesia Kreatif merupakan salah satu booth yang memajang karya-karya anak bangsa. Sebut saja alat musik Saxophone yang terbuat dari kayu, pakaian, sampai alat musik Sasando yang sudah dimodifikasi menjadi Sasando elektrik.</p>
<p>Di dalam booth, menemani para pengunjung melihat-lihat paviliun ini, terdengar lantunan suara empuk Glenn Fredly, rekaman yang nantinya akan didistribusikan di waralaba Starbucks di seluruh dunia. Dalam paviliun ini juga terdapat informasi tempat pengunjung dapat bertanya mengenai Hak Atas Kekayaan Intelektual atau HAKI. Hal ini cukup penting mengingat banyaknya kekayaan bangsa yang belum dipatenkan karena kurangnya sosialisasi.</p>
<p>Pengunjung memenuhi paviliun ketika alat musik sasando elektrik dimainkan dengan diiringi perkusi dan gesekan biola. Terlihat juga beberapa orang asing yang tertarik untuk melihat-lihat dan mencoba saxophone yang terbuat dari kayu. Bravo Java Jazz, Bravo Indonesia Kreatif!</p>
<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2663 alignleft" title="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw (1)" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-1-150x150.jpg" alt="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw (1)" width="150" height="150" /></a><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-3.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2664" title="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw (3)" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-3-150x150.jpg" alt="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw (3)" width="150" height="150" /></a><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-5.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2665" title="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw (5)" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-5-150x150.jpg" alt="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw (5)" width="150" height="150" /></a><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2666" title="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Paviliun-Indonesia-Kreatif-Titiw-150x150.jpg" alt="Paviliun Indonesia Kreatif - Titiw" width="150" height="150" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/paviliun-indonesia-kreatif-di-java-jazz-festival-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hak Cipta Ukiran Asmat Dipatenkan</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-media-lain/hak-cipta-ukiran-asmat-dipatenkan/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-media-lain/hak-cipta-ukiran-asmat-dipatenkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 10:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media Lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/?p=2657</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak lama lagi hak cipta ukiran Asmat akan dipatenkan. Sementara ini dokumentasi berupa buku dan motif-motif hasil karya budaya Asmat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/ukiran-asmat.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2658" title="ukiran asmat" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/ukiran-asmat.jpg" alt="ukiran asmat" width="302" height="201" /></a></p>
<p>Tidak lama lagi hak cipta ukiran Asmat akan dipatenkan. Sementara ini dokumentasi berupa buku dan motif-motif hasil karya budaya Asmat sedang dikumpulkan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Asmat, Simon Junumpits. “Sementara ini kami sedang membuat dokumentasi berupa buku,” jelasnya.</p>
<p>Katanya, usai dokumentasi ukiran dan hasil budaya Asmat tersebut usai, akan ditindaklanjuti bersama bupati ke tingkat Provinsi, pusat Jakarta hingga ke dunia internasional. Untuk sementara waktu, meski belum ada alokasi dana khusus dalam APBD tahunan Kabupaten Asmat, akan tetapi upaya mem-paten-kan hak cipta ukiran tersebut terus diperjuangkan hingga beberapa tahun mendatang. “Ini tidak mudah, dan prosesnya butuh waktu,” jelasnya.</p>
<p>Junumpits mengakui, potensi Budaya Asmat cukup melimpah. Sehingga dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti fisik budaya Asmat, tidak akan pernah selesai. “Masing-masing jika dibagi lagi, masih banyak motif dan ragam batik. Mungkin ratusan motif bisa kami dapatkan dalam budaya Asmat,” urainya.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.meraukepos.com/search/label/Asmat">meraukepost</a><br />
Kredit Foto: <a href="http://jurnalhaji.antara.co.id/berita/1258903271/ukiran-kayu-asmat-jadi-koleksi-museum-dunia">antara</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-media-lain/hak-cipta-ukiran-asmat-dipatenkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karya Musik Panggung SAS</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/acara/karya-musik-panggung-sas/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/acara/karya-musik-panggung-sas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 16:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/acara/karya-musik-panggung-sas/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangkaian HUT ke-200 Kota Bandung, Gabungan Artis dan Seniman Sunda (GASS) akan memberi kado khusus berupa penampilan 200 artis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangkaian HUT ke-200 Kota Bandung, Gabungan Artis dan Seniman Sunda (GASS) akan memberi kado khusus berupa penampilan 200 artis dan seniman pada tanggal 10 Maret 2010 di Lapangan Gasibu Bandung. Nama acaranya Kampung GASS (Karya Musik Panggung GASS). Acara dimulai pukul 10.00 sampai pukul 24.00 dan gratis. Artis yang tampil antara lain adalah seniman papan atas seperti Changcuter, Kuburan, Ridho Rhoma, Peterpan, dan para artis ibu kota baik penyanyi, bintang sinetron, presenter, bintang film, desainer, dll.</p>
<p>GASS memang menghimpun para artis dan seniman asl Jawa Barat/Sunda. Tapi karya dan visi GASS adalah untuk Merah Putih. Artinya, GASS berasal dari Sunda tapi mengabdi untuk kejayaan Nusantara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/acara/karya-musik-panggung-sas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Open Source Masuk Pesantren</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/open-source-masuk-pesantren/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/open-source-masuk-pesantren/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 14:53:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Indonesia Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/?p=2653</guid>
		<description><![CDATA[
Yayasan pondok pesantren SPMAA Turi Lamongan mengadakan sosialisasi dan pelatihan bertajuk &#8216;Bahtsul MasaiLINUX Bersama POS-MOS (Pesantren Open Source – Madrasah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/pesantren-open-source.JPG"><img class="aligncenter size-full wp-image-2654" title="pesantren open source" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/pesantren-open-source.JPG" alt="pesantren open source" width="288" height="216" /></a></p>
<p>Yayasan pondok pesantren SPMAA Turi Lamongan mengadakan sosialisasi dan pelatihan bertajuk &#8216;Bahtsul MasaiLINUX Bersama POS-MOS (Pesantren Open Source – Madrasah Open Source): Dasar-dasar Desktop Ubuntu dan Web Berbasis CMS&#8217; Januari lalu sebagai dukungan terhadap kampanye penggunaan  perangkat lunak legal berbasis open source di Indonesia.</p>
<p>Acara yang diadakan di Aula Masjid Ruhullah Yayasan Ponpes SPMAA, kegiatan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari pengelola madrasah dan pesantren, murid/santri, serta komunitas pegiat open source yang ada di Kabupaten Lamongan. Dikatakan Gus Adhim dari sekretariat POS-MOS Yayasan SPMAA, selama sepuluh hari peserta akan belajar dasar-dasar penggunaan sistem operasi dan paket aplikasi komputer berbasis open source.</p>
<p>Distro Ubuntu Muslim Edition atau yang lebih dikenal dengan Sabily sengaja dipilih untuk menyesuaikan komunitas dan lingkungan pesantren. Pelatihan yang didampingi fasilitator dari Yayasan Air Putih ini juga mengajari peserta praktik pengelolaan web berbasis CMS (content management system).</p>
<p>Direktur Yayasan Ponpes SPMAA, Gus Khosyi&#8217;in mengharapkan, kegiatan ini bisa menjadi gerakan alternatif dalam upaya menekan angka pembajakan dan pemakaian perangkat lunak illegal di tanah air. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa filosofi dan semangat open source telah lama diterapkan di pondok pesantren SPMAA.</p>
<p>Pesantren Open Source – Madrasah Open Source (POS MOS) merupakan program inisiatif Yayasan Ponpes SPMAA yang dideklarasikan pada tanggal 20 Agustus 2009. Program yang menyasar pesantren dan madrasah se-Indonesia ini bertujuan membantu pemerintah dalam kampanye Indonesia Go Open Source (IGOS). &#8220;Selain berfungsi sebagai wadah komunitas pesantren/madrasah pengguna open source, program POS-MOS juga mengemban misi pengembangan pesantren dan madrasah terutama dalam pemanfaatan sumber daya,&#8221; imbuh Gus Adhim.</p>
<p>Penggunaan istilah POS-MOS merujuk pada filosofi, semangat dan gerakan open source: Ilmu, pengetahuan, teknologi terbuka dan boleh dinikmati siapa saja untuk sebesar-besarnya kemakmuran umat dunia akhirat. Secara umum visi POS-MOS adalah &#8216;Menjadikan Pesantren dan Madrasah Sebagai Institusi Pendidikan Terbuka, Mudah, Murah, Mardhatillah, dan Menjangkau Semua&#8217;.</p>
<p>Hingga saat ini kegiatan yang telah digelar POS-MOS antara lain: sosialisasi ke pesantren/madrasah melalui event rutin &#8216;Bahtsul MasaiLINUX Bersama POS-MOS&#8217;, silaturahmi antar komunitas open source, advokasi ke pemerintah, penggalangan dukungan lewat group di Facebook dan juga hibah komputer bagi sekolah melalui kampanye &#8216;Satu Komputer Untuk Ma&#8217;had &amp; Madrasah&#8217; atau disingkat SERUMAH.</p>
<p>Kredit Foto: <a href="http://ict.pesantrenglobal.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=71%3Asetahun-e-learning-community-di-pesantren-raudlotul-falah-rembang&amp;catid=1%3Anews&amp;Itemid=50&amp;lang=in">pesantrenglobal</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-indonesia-kreatif/open-source-masuk-pesantren/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsep Eco-Airport Bandara Ngurah Rai Bali</title>
		<link>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-media-lain/konsep-eco-airport-bandara-ngurah-rai-bali/</link>
		<comments>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-media-lain/konsep-eco-airport-bandara-ngurah-rai-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 01:23:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media Lain]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiakreatif.net/?p=2650</guid>
		<description><![CDATA[
Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali akan diperluas, agar mampu melayani penumpang sampai 20 juta per tahun atau lebih dari dua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Bandara-Ngurah-Rai.JPG"><img class="aligncenter size-full wp-image-2651" title="Bandara Ngurah Rai" src="http://www.indonesiakreatif.net/cms/wp-content/uploads/Bandara-Ngurah-Rai.JPG" alt="Bandara Ngurah Rai" width="298" height="225" /></a></p>
<p>Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali akan diperluas, agar mampu melayani penumpang sampai 20 juta per tahun atau lebih dari dua kali lipat dari kapasitas saat ini. General Manager PT Angkasa Pura I, Heru Legowo mengungkapkan, saat ini kapasitas terminal domestik Bandara Internasional Ngurah Rai 1,5 juta penumpang per tahun, namun pada praktiknya terminal domestik sudah melayani 4 juta penumpang per tahun. &#8220;Sejak bom Bali II, jumlah penumpang yang datang ke Bali melalui terminal domestik meningkat pesat,&#8221; kata Heru.</p>
<p>Luas terminal domestik pun yang saat ini 16.000 meter persegi, sudah tidak layak lagi. &#8220;Nanti akan dibongkar dan diperluas menjadi 120.000 meter persegi. Terminal domestik ini akan menjadi terminal internasional, dan terminal internasional sekarang akan menjadi terminal domestik,&#8221; ungkap Heru Legowo. Biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi Bandara Internasional Ngurah Rai Bali mencapai Rp 1,7 triliun. &#8220;Pemerintah meminta PT Angka Pura sendiri yang membiayai renovasi bandara ini. Kami masih menunggu persetujuan soal biaya ini dari Menteri Negara BUMN dan soal perizinan dari Menteri Perhubungan,&#8221; jelasnya. Perluasan bandara akan membuat perumahan PT Angkasa Pura I di sekitar bandara harus dibongkar.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Bali mengharuskan bentuk terminal baru nanti mencerminkan nuansa Bali. &#8220;Awalnya ini menjadi perdebatan panjang karena kami ingin fungsional saja, dan nuansa Bali ada dalam gedung. Namun karena ada permintaan pemerintah Bali, kami mencoba memadukan ini,&#8221; ungkap Heru. Heru berharap perluasan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali akan meningkatkan kapasitas penumpang menjadi 20 juta per tahun. Saat ini baru 9 juta penumpang per tahun.</p>
<p>Menurut Heru, pemerintah Bali harus ikut memikirkan bagaimana pengaturan lalu lintas di luar bandara  agar lebih lancar. &#8220;Kami berharap akses ke Nusa Dua dan Kuta lebih lancar. Sebab saat ini saja jalan keluar bandara padat di Patung Dewa Ruci. Pemerintah Bali harus membuat akses jalan di luar bandara ini lebih lancar,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Eco-airport<br />
Heru Legowo menambahkan, Bandara Internasional Ngurah Rai yang baru nanti akan menerapkan eco-design sehingga ini menjadi eco-airport. Di Indonesia, ada enam bandara yang menjadi proyek percontohan eco-airport. Selain Ngurah Rai Bali, juga Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara  Juanda Surabaya, Batam, Palembang, dan Tarakan. Salah satu yang harus diterapkan adalah keran di bandara setiap menit berhenti sendiri, tak usah diputar. Lalu penggunaan lampu dari atas (sky-light) menembus lantai dan dinding kaca dan menembus ke ruang lainnya. &#8220;Kalau di Bali, bike to work masih memungkinkan, tapi di kota lain mungkin bisa keringetan,&#8221; ujar Heru yang suka menulis di blog.</p>
<p>Selain itu, Heru menambahkan, sudah menerapkan peperless. &#8220;Kalau dulu, informasi tentang gaji dicetak. Bayangkan jumlah karyawan ada 1.000, kalau di-print bisa seharian. Kami buat website dan karyawan bisa cek di website dengan memasukkan nomor PIN. Ini sangat meneghemat kertas, tinta, dan menghemat energi,&#8221; jelasnya. Selain itu, eco-airport juga ditunjukkan dengan penanaman pohon pelindung di sekitar bandara dan pembayaran secara online. Heru juga membagi tugas kepada para staf dan karyawannya melalui surat elektronik. Ini semua upaya membuat bandara ini menuju eco-airport.</p>
<p>Sumber: <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2010/02/01/20111469/Bandara.Internasional.Ngurah.Rai.Bali.Diperluas.dengan.Konsep.Eco-Airport.">kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.indonesiakreatif.net/berita/berita-media-lain/konsep-eco-airport-bandara-ngurah-rai-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
