Tentang Ekonomi Kreatif

EK di Negara Lain

EK_baner

Ekonomi Kreatif di Negara Maju

Di negara-negara maju seperti Inggris, Belanda dan Amerika Serikat, pengembangan ekonomi kreatif didukung penuh oleh pemerintah. Bagi negara maju ekonomi kreatif sudah menjadi keunggulan kompetitif sebagai modal dalam menghadapi persaingan ekonomi global. Para pelaku ekonomi kreatif yang mendirikan perusahaan yang pada akhirnya membentuk sektor industri yaitu sektor industri kreatif adalah aktor penting dalam pengembangan ekonomi kreatif. Pada tahun 1990-an negara-negara maju seperti Inggris mulai mengembangkan ekonomi kreatif. Di negara maju, dalam pengembangan ekonomi kreatif pemerintah tidak hanya menyokong dari segi permodalan. Ekonomi kreatif di negara maju didukung oleh undang-undang yang mengakomodasi kreatifitas masyarakat. Salah satu contohnya adalah ungdang-undang hak cipta dimana negara maju sangat menghargai dan melindungi hak cipta.

Keunggulan Negara Maju dalam Bidang Ekonomi Kreatif

Salah satu keunggulan pengembangan ekonomi kreatif di negara maju adalah budaya. Budaya di negara-negara maju sudah mendukung terciptanya ekonomi kreatif. Masyarakat di negara maju sudah sadar bentul akan pentingnya ide sebagai aset dalam kegiatan ekonomi. Selain itu, masyarakat di negara maju sangat menghargai perbedaan dan hak cipta. Toleransi atas perbedaan di negara maju mendorong terciptanya budaya kreatif. Di negara maju setiap orang bebas berekspresi atas ide, prinsip dan keyakinanya masing-masing. Masyarakat di negara maju sudah sadar akan pengaruh negatif dari pembajakan hak cipta atas karya orang lain, sehingga pelaku kreatif tidak perlu khawatir atas pembajakan hak cipta.

Selain mempunyai keunggulan dari sisi budaya, negara maju juga mempunyai keunggulan dari sisi pendanaan. Pelaku usaha kreatif di negara maju sangat mudah mendapatkan dana untuk mengembangkan usahanya. Di Amerika Serikat banyak perusahaan pendanaan yang justru mencari usaha-usaha kreatif yang mempunyai prospek bagus di masa depan. Bidang usaha kreatif yang menjadi produk unggulan negara maju diantaranya yaitu teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan teknologi energi terbaurkan dan teknologi dibidang kesehatan. Pengembangan dan komersialisasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi serta teknologi dibidang energi terbaurkan di negara maju pilar pengembangan industri kreatif yang menciptakan peluang usaha baru bagi orang-orang yang mempunyai ide kreatif.

Kultur Budaya Kreatif di Negara Maju
Pengembangan ekonomi kreatif di negara maju melibatkan berbagai komunitas masyarakat yang diantaranya pemerintah, kalangan akademisi dan ilmuan, seniman, bisnis dan profesional. Masyarakat di negara maju sudah sadar betul akan adanya ide sebagai modal dasar dalam pengembangan usaha. Pemerintah di negara maju sudah berhasil membangun budaya kreatif pada masayaraktnya. Baik pemerintah maupun pihak swasta sudah sadar betul akan pentingnya R&D (Research and Development) sebagai akomodasi pengembangan atas ide-ide kreatif. Pemerintah di negara maju sudah berhasil merangsang masyarakatnya untuk mewujudkan setiap ide menjadi sebuah barang atau jasa yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Ekonomi Kreatif di Negara Berkembang

Setiap negara yang tergolong kedalam negara berkembang terus memacu pertumbuhan ekonomi untuk mengejar ketertinggalan dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Mengingat besarnya potensi ekonomi kreatif terhadap kesejahteraan masyarakat, sekarang ini negara-negara berkembang mulai membangun dan mengembangkan ekonomi kreatif.

Pada umumnya negara berkembang mempunyai sumber daya alam dan budaya yang melimpah. Namun, pengelolaan sumber daya di negara berkembang belum maksimal. Dalam pengelolaan sumber daya fisik dan kultural dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang dapat mengubah sumber daya fisik dan kultural sehingga menjadi sebuah barang atau jasa yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Selama ini, dalam kancah perekonomian global negara berkembang hanya berperan sebagai penyedia bahan baku (raw material) untuk negara maju, yang di negara maju bahan baku tersebut diolah lalu dijual ke negara berkembang dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Dalam rangka mengejar ketertinggalan di bidang ekonomi negara berkembang harus dapat mengelola sumber daya yang ada sehingga mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Potensi Negara Berkembang dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif
Negara berkembang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif. Negara berkembang tidak hanya memiliki sumber daya fisik, kekayaan budaya dan keindahan alam adalah aset penting yang dapat dieksplorasi menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Kayu, rotan bebatuan dan berbagai sumber daya alam yang melimpah di negara berkembang adalah beda-benda yang dapat dijadikan media kreatif, diolah menjadi suatu porduk yang mempunyai nilai tambah (value added) tinggi. Negara-negara berkembang mulai sadar bahwa keindahan alam dan kekayaan budaya memiliki nilai jual yang tinggi. Negara-negara berkembang juga berusaha membuat produk yang mempunyai nilai tambah tinggi tanpa melakukan R&D (Research and Development). Sentuhan seni pada pembuatan barang-barang kerajinan menjadi alternatif pembuatan produk yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Kendala Pengembangan Ekonomi Kreatif di Negara Berkembang
Dalam pengembangan ekonomi kreatif, negara berkembang sudah sadar betul akan adanya ide sebagai aset peting yang merupakan salah satu unsur dalam pembuatan produk yang mempunyai nilai tambah. Budaya menjadi faktor penting dalam menumbuh kembangkan ide-ide kreatif di masyarakat. Kendala utama dalam pengembangan ekonomi kreatif di negara berkembang adalah belum terciptanya budaya kreatif di masyarakat. Masih rendahnya penghargaan atas ide dan hak cipta menyebabkan pengembangan ekonomi kreatif di negara berkembang masih lambat. Namun sekarang negara berkembang sudah mulai membetuk budaya kreatif di masyarakat.

Selain di Indonesia, Ekonomi Kreatif juga telah dikembangkan di negara-negara lain di dunia dengan berbagai pendekatan studi, dan juga dianggap sebagai salah satu sektor yang perlu serius untuk dipertimbangkan karena berkontribusi besar terhadap perekonomian. Berikut adalah perkembangan ekonomi kreatif di beberapa negara:

Inggris

China

Uni Eropa

Hongkong

Sepanyol

Korea Seltan

Amerika Serikat

Tahiland

Selandia Baru

Singapura

Australia

Afrika Selatan

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • email
  • LinkedIn
  • Ping.fm
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Tumblr
  • Twitter
Acara Spesial
BULAN FILM NASIONAL 2010 “Sejarah adalah Sekarang 4”
Hari Film Nasional kita peringati setiap tanggal 30 Maret bertepatan dengan hari pertama syuting film Darah dan Doa karya Usmar Ismail enam puluh…
Tanggal : 01-31 Maret 2010
Tempat : Teater Kecil